TANJUNG SELOR – Manajemen Rumah Sakit Daerah dr H Soemarno Sosroatmodjo (RSDSS) Tanjung Selor mengadakan Coffee Morning bersama pimpinan media yang ada di Kabupaten Bulungan.
Kegiatan yng digelar di lantai II Aula RSDSS, Sabtu (3/2) ini, menjadi ajang silaturahmi dan media komunikasi antara manajemen RSDSS dengan para jurnalis. Direktur Utama RSDSS Tanjung Selor dr Widodo Darmo Sentono menyampaikan, beberapa harapan ke depan. Supaya pelayanan rumah sakit semakin maju, baik, penataan fasilitas maupun sistem manajemen.
Acara yang dikemas akrab dan hangat tersebut juga dijadikan ajang manajemen RSDSS. Untuk mendengar tentang permasalahan dalam pelayanan serta saling memberi masukkan. Guna perbaikan layanan kesehatan dalam mencapai pelayanan yang lebih baik.
“Kami terbuka untuk setiap masukan, kritik dan saran. Karena sejalan dengan slogan kami, Berbenah Melayani,” ujar dr Widodo.
Dalam kegiatan Coffee Morning tersebut, dr Widodo turut menyampaikan pencapaian yang telah diraih RSDSS. Sebagai upaya peningkatan kualitas rumah sakit.
Diantaranya, kata dia, fasilitas CT Scan sudah ditambah menjadi 128 slices. Layanan cuci darah juga ditingkatkan serta adanya penambahan armada ambulans. Sejalan dengan upaya RSDSS meningkatkan layanan pada pasien, ia mengaku kebutuhan masyarakat akan fasilitas kesehatan di rumah sakit turut meningkat. Hal tersebut bisa dilihat dari peningkatan pasien rawat inap maupun rawat jalan.
Meski tidak merinci lebih dalam, Widodo mengatakan, ada penambahan sekitar 200-an lebih pasien rawat inap yang dilayani dan 6.000 pasien rawat jalan.
“Demamd (kebutuhan) tinggi. Ada peningkatan. Artinya rumah sakit dibutuhkan karena memang masih satu-satunya,” ungkap Widodo.
Di tempat yang sama, Kabid Pelayanan RSDSS Tanjung Selor dr Widya menyampaikan, komitmennya untuk terus melakukan peningkatan. Khususnya terkait pelayanan, sarana maupun prasarana rumah sakit.
Salah satu yang kerap dikeluhkan masyarakat, yakni layanan tunggu pasien di Poli yang cukup menyita waktu. Hal tersebut membuat pasien dari kalangan lansia kewalahan dan tak jarang membuat pasien kapok berobat.
“Atas pertimbangan itu, manajemen RSDSS dalam waktu dekat akan membuka klinik khusus Lansia,” tuturnya.
Dia pun mengakui, sebagai kepala layanan, rutin melakukan monitoring. Untuk memastikan semua fasilitas dan layanan berjalan baik demi kenyamanan pasien.
“Waktu tunggu, sarana dan prasarana akan terus diperbaiki. Termasuk monitoring pelayanan juga terus berjalanan,” tegas Widya.
Ditambahkan, Kepala Bidang Pengembangan dan Humas dr Heriyadi mengharapkan jurnalis senantiasa menyajikan berita maupun informasi yang berimbang. “Agar masyarakat menjadi lebih teredukasi tentang pelayanan rumah sakit,” singkatnya. (kn-2)


