Sunday, 19 April, 2026

Atap Masjid Baitul Izzah Perlu Perbaikan

TARAKAN – Komisi II DPRD Tarakan mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan melakukan beberapa perbaikan di Masjid Baitul Izzah. Tidak hanya dikeluhkan terkait atap yang bocor, di halaman masjid dinilai masih kurang bersih.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Tarakan Muhammad Yusuf menjelaskan, Masjid Baitul Izzah sebagai salah satu ikon religi di Kota Tarakan. Perlu melakukan persiapan menyambut bulan suci Ramadan pada awal April mendatang. Hanya saja, kondisi atap masjid yang banyak kebocoran perlu perbaikan dari Pemkot Tarakan.

“Karena di dalam bangunan masjid itu banyak titik-titik bocor yang tentukanya perlu perhatian,” ungkapnya, Senin lalu (21/3).

Menurutnya, perbaikan Masjid Baitul Izzah sangat dibutuhkan dalam mendukung memakmurkan masjid selama Ramadan. Agar nantinya umat muslim yang menjalankan ibadah puasa dan salat, mendapatkan kesejukan, ketenangan dan kedamaian.

“Respon dari Kesra, melaksanakan sesuai mekanisme anggaran. Tapi takmir masjid sudah mengajukan anggaran untuk memperbaiki kondisi yang ada,” bebernya.

Pihaknya yakin Pemkot Tarakan memiliki kebijakan khusus berkenaan dengan Masjid Baitul Izzah. Sehingga kebijakan tersebut perlu diambil, agar perbaikan Masjid Baitul Izzah bisa secepatnya dilaksanakan. Setidaknya, titik-titik atap yang bocor sudah diperbaiki.

Selain itu, pihaknya meminta halaman Masjid Baitul Izzah juga dibersihkan. Keberadaan perkarangan menambah keindahan Masjid. Sementara itu, Wali Kota Tarakan Khairul mengakui, sudah pernah melakukan perbaikan atap masjid yang bocor. Namun kebocoran atap masih terus terjadi.

“Mungkin harus ada rehab besar-besaran secara menyeluruh. Setelah itu tidak bisa lagi ditambal-tambal. Tapi itu butuh perencanaan yang lebih baik dan tentu butuh anggaran,” tuturnya.

Ia menegaskan, selama ini telah menganggarkan pemeliharaan Masjid Baitul Izzah setiap tahunnya. Bahkan untuk kebocoran atap sudah berkurang, tidak seperti sebelumnya.

Menurutnya, untuk perbaikan lebih lanjut harus dilakukan analisa secara menyeluruh oleh tim ahli. Salah satunya renovasi total di bagian atap.

“Kalau dibongkar, orang ibadahnya gimana nanti harus dicarikan solusi. Apalagi kalau musim hujan tentu akan jadi masalah. Tapi selama ini sih upaya pemeliharaan masih terus berjalan,” pungkasnya. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru