TANJUNG SELOR – Pembangunan gedung Sekretariat Provinsi Kalimantan Utara yang dimulai sejak tahun 2020 silam, hingga saat ini masih terus berlanjut pengerjaannya.
Gedung yang memiliki empat lantai ini, masih membutuhkan pekerjaan finishing di beberapa ruangan. Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PUPR Perkim) Kaltara Ayub Reydon Lumban Tobing mengatakan, tahun ini ada pekerjaan baru yang menjadi prioritas. Berupa lanskap jalan masuk dan keluar gedung.
“Tahun ini kita anggarkan untuk beberapa item pekerjaan, diantaranya lanskap. Besaran anggaran kita tahun 2024 sebesar Rp 30 miliar,” ujar Ayub, Selasa (20/2).
Saat ini Gubernur Kaltara telah menempati gedung sekretariat tersebut. Termasuk Biro Administrasi Pimpinan. “Kita berharap gedung sekretariat ini bisa menjadi pusat pemerintahan yang efektif dan efisien. Gedung ini dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas modern, seperti auditorium, ruang rapat, ruang kerja dan lain-lainnya,” jelasnya.
Di tahun ini akan dilakukan tender baru untuk pekerjaan lainnya. Seperti pagar keliling, pos satpam, mebeler di auditorium dan mebeler Wakil Gubernur. Pihaknya berencana untuk menyelesaikan semua pekerjaan hingga akhir tahun. “Kita berharap gedung sekretariat ini bisa segera digunakan secara optimal oleh seluruh OPD,” harapnya.
Untuk diketahui, Pagu Anggaran Gedung Sekretariat Kaltara cukup besar. Dianggarkan melalui APBD sejak 2014 sampai sat ini, dengan pengerjaan multiyears. Tahun 2014 dianggarkan Rp 726.143.000. Lalu, tahun 2015 dianggarkan Rp 40.391.421.000.
Kemudian, tahun 2016 Rp 13.874.800.000, tahun 2017 Rp 19.856.078.000, tahun 2018 Rp 46.185.885.000, tahun 2019 Rp 29.984.050.000, tahun 2020 Rp 89.992.770.000. Selanjutnya, di tahun 2021 Rp 79.842.220.000, tahun 2022 Rp 60.500.000.000. Terakhir di tahun 2023 dianggarkan Rp 95.000.000.000. Dengan total Rp 476.353.367.000, masih belum bisa terselesaikan dan harus ditambah di tahun 2024 ini. (kn-2)


