Thursday, 23 April, 2026

Bangunan Bekas Puskesmas Terbakar

TARAKAN – Kejadian kebakaran melanda satu unit bangunan bekas gedung Puskesmas Mamburungan, di Jalan Sei Sembakung RT 5, Kelurahan Mamburungan, Tarakan Timur sekitar pukul 10.00 Wita, Minggu (23/7).

Kebakaran ini sempat membuat panik warga sekitar. Sebab di bangunan yang tidak beroperasi tersebut terdapat mini market dan Pertashop atau penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM). Salah seorang saksi mata, Arif Rusman mengatakan, awalnya ia bersama warga melihat gumpalan asap dari bangunan tersebut. Tidak lama kemudian, muncul kobaran api yang kian membesar.

“Langsung lah warga disitu telpon call center 112 untuk panggil pemadam kebakaran. Sekalian warga disitu tutup jualan di mini market sama Pertashop. Posisinya pas bersebelahan sama bangunan yang terbakar. Petugas Pertashop dengan dibantu warga sempat memadamkan api pakai air parit. Sambil menunggu petugas pemadam,” ujarnya.

Tidak sampai 10 menit, petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi kebakaran. Dengan segera memadamkan api di beberapa sudur bangunan. Kepala Bidang Pemadam Kebakaran pada Satppol PP Tarakan Eko Santoso mengatakan, awalnya mendapat panggilan dari call center dan kiriman video dari masyarakat. Akhirnya petugas dan armada pemadam menuju lokasi kebakaran.

Tak hanya itu, ada juga bantuan mobil pemadam dari PT Pertamina dan relawan kebakaran. “Alhamdulillah penanggulangan lebih efektif dan sekitar 30 menit api sudah bisa kami padamkan. Walaupun masih ada api yang masih tersembunyi,” ungkapnya.

Pemadaman api dilakukan dibeberapa sisi bangunan. Sebab di sebelah kanan bangunan terdapat penjualan BBM atau Pertashop dan bisa membahayakan jika merambat. Akses masuk petugas pemadam kebakaran saat di lokasi juga dibantu oleh warga sekitar.

“Kami belum bisa menyimpulkan penyebab kebakaran. Cuma kalau kami lihat, KwH meterannya sudah terbakar. Kemungkinan karena radiasi. Yang pasti pihak kepolisian yang mengumpulkan datanya,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Tarakan AKBP Ronaldo Maradona T.P.P Siregar melalui Kapolsek Tarakan Timur Ipda Ridho Aldwiko mengatakan, sudah memintai keterangan awal dari petugas Pertashop. Petugas menyebut ada pecahan kaca dari dalam bangunan. “Tak berselang lama muncul api. Katanya apinya itu berasal dari bawah bangunan, kemungkinan ya korsleting. Entah lampu pecah atau bagaimana,” katanya.

Nantinya tim Identifikasi Satreskrim Polres Tarakan akan melakukan olah TKP. Namun pihaknya berencana akan memanggil saksi yang mengetahui status bangunan bekas puskesmas tersebut.

“Yang saya tahu itu puskesmas lama. Kami juga menunggu dari Pemkot Tarakan kalau bisa memberikan keterangan. Untuk siapa yang berwenang dari bangunan itu. Karena berkaitan dengan instansi. Karena kita tidak tahu juga bangunan berdirinya kapan. Ya yang berwenang dari Pemkot,” tuntasnya. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru