Wednesday, 29 April, 2026

Beli Tiket Kapal Lewat Calo, Ini Konsekuensi bagi Penumpang

TARAKAN – Sistem penjualan tiket kapal Pelni saat ini secara online. Akan tetapi, Pelni Cabang Tarakan masih menemukan adanya upaya penjualan tiket melalui calo.

Hal tersebut pun ditemukan saat arus mudik dan balik lebaran lalu. Peningkatan jumlah penumpang di hari raya, memang sangat rawan sekali terhadap penjualan tiket oleh calo.

Kepala Pelni Cabang Tarakan Asmar Joni mengatakan, pada arus mudik dan balik pada lebaran lalu, masih menemukan beberapa calo yang menjual tiket. Didapati para calo tersebut membeli tiket tidak di kantor Pelni, dan membeli melalui online. “Jadi mereka (calo) membeli dengan identitas lain dan yang naik ke kapal itu lain juga,” terangnya, Selasa (24/5).

Pihaknya sebenarnya sudah ada beberapa upaya yang dilakukan. Salah satunya memasang spanduk imbauan membeli tiket melalui calo di area pelabuhan. Tidak hanya itu, bahkan pihak Pelni dibantu beberapa instansi lain. Untuk melakukan proses boarding tiket secara ketat terhadap penumpang yang akan naik ke atas kapal. “Jadi kami betul-betul cek tiket penumpang, harus sama dengan kartu identitas. Kalau tidak sama, maka kami tidak akan berangkatkan,” tegasnya.

Lebih lanjut kata Joni, selama ini selalu tegas dengan tiket yang dibeli melalui calo. Para penumpang harus menerima konsekuensi, apabila didapati membeli tiket melalui calo. Pasti tidak akan diberangkatkan. Ada beberapa kasus yang ditemukan, beberapa penumpang yang membeli tiket dari calo. Karena tidak ingin merasa susah mencari dan membeli tiket.

“Mungkin ada yang dari luar daerah yang juga memesan tiket dari temannya. Padahal selama ini penjualan tiket sudah kita mempermudah. Bisa ke kantor Pelni, melalui travel dan online juga sudah bisa,” imbaunya.

Selain penjualan tiket melalui online, pihaknya terus memastikan tidak ada penjualan kamar atau tempat tidur di atas kapal. Saat ini di tiket para penumpang kapal Pelni, sudah ada tertera nomor kamar atau tempat yang akan ditempati. Sesuai dengan kelas tiket yang sudah dibeli.

“Pihak yang di atas kapal juga sudah menegaskan, tak boleh menyewakan kamar. Kalau pun masih ada mungkin itu oknum,” tutupnya. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru