Wednesday, 15 April, 2026

Bila Kinerja Tak Baik, Jabatan Terancam Dicopot

TANJUNG SELOR – Prosesi pelantikan terhadap Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) diagendakan pada Juni nanti.

Seluruh calon yang mengikuti seleksi JPT Pratama telah melaksanakan tes wawancara tahap akhir. Dalam tahapan tersebut, dilakukan langsung oleh Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang.

Dikatakan Zainal, pelantikan JPT Pratama mundur dari target yang direncanakan. Seyogianya, pelantikan tersebut bisa terlaksana akhir Mei. Akan tetapi, dikarenakan ada sesuatu yang perlu dibenahi, sehingga jadwal diundur.

“Doakan saja, nanti 6 Juni mendatang bisa terlaksana pelantikan itu,” ujarnya, Selasa (31/5).

Dalam proses wawancara, memanggil satu per satu calon yang akan menempati JPT Pratama. Zainal menilai, secara keseluruhan peserta cukup baik dalam memaparkan visi dan misi ke depan untuk Kaltara. Meski dalam beberapa hal juga mendapat koreksi.

“Saya juga ingin mengetahui, bagaimana punya kemampuan untuk memimpin. Ini juga perlu dilakukan. Agar ke depan bisa menjadi pemimpin yang baik dan disenangi serta disegani,” harapnya.

Nantinya, calon yang terpilih akan mendapatkan evaluasi. Sebelum terpilih, para calon telah menandatangani perjanjian. Di mana selama 3-6 bulan, jika kinerja tak baik dan tidak menunjukkan progres, maka akan langsung diminta mengundurkan diri.

“Sudah jelas, yang diinginkan pimpinan atau JPT Pratama yang bisa mengembangkan Kaltara sesuai tugas dan fungsinya. Terpenting, dalam 3-6 bulan tak ada progres, mereka siap tanda tangan mundur dari jabatannya,” tegas mantan Wakapolda Kaltara ini. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru