HASIL olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kebakaran di wilayah Beringin IV, Jalan Yos Sudarso, RT 01 Kelurahan Selumit Pantai pada Minggu (6/8), diduga adanya korsleting listrik lampu tanam.
“Jadi api itu dari atas plafon rumah warga yang berinisial A. Dikarenakan korsleting lampu tanam yang ada di atas plafonnya,” ungkap Kapolres Tarakan, AKBP Ronaldo Maradona T.P.P Siregar melalui Kasat Reskrim AKP Randhya Sakthika Putra, Senin (7/8).
Saat terjadi korsleting listrik, lampu tanam itu mengeluarkan panas yang berlebihan sehingga meleleh dan mengenai plafon rumah milik A. Sehingga dengan cepat, api pun menyebar ke bangunan rumah tersebut. Api semakin membesar dan tak bisa dikendalika karena merembet ke bangunan berbahan kayu.
“Kondisi angin yang cukup kencang, api juga cepat merambat ke rumah warga lainnya,” tegasnya.
Dari serangkaian hasil olah TKP, pihaknya mengamankan empat buah lampu tanam dalam keadaan habis terbakar dan satu buah kilowatt-jam atau meteran listrik yang ada di rumah warga berinisial A. Tak hanya itu, pihaknya telah memeriksa beberapa saksi yang membenarkan peristiwa kebakaran terjadi dari rumah milik A.
“Ada juga video dan foto yang beredar memang dari sanalah (rumah A) asal muasal apinya. Dari atas plafon itu. Saksi pertama dan kedua menyebutkan hal yang sama. Itu tetangganya yang memberikan keterangan,” bebernya.
Disinggung terkait keterlibatan ahli listrik, pihaknya masih terus mengumpulkan keterangan saksi lain. Sementara pemilik rumah berinisial A yang akan melapor ke kepolisian. Diketahui, Tim Identifikasi sempat kesulitan saat hendak melakukan olah TKP pada pagi hari. Lantaran banyaknya air menggenangi area yang sudah dipasangi garis polisi.
Pihaknya tak berhenti sampai di olah TKP dan akan terus melakukan penyelidikan kebakaran besar itu. Pihaknya juga akan memanggil saksi lanjutan, namun dengan memperhatikan kondisi psikologis para korban.
“Ada dua kebakaran yang besar, satunya di daerah Perikanan dan Beringin. Ini menjadi atensi kami juga. Agar masyarakat dapat memperhatikan instalasi listriknya. Apalagi rumah padat penduduk,” imbaunya. (kn-2)


