TANJUNG SELOR – Segenap unsur masyarakat Bulungan, mampu menjaga semangat kebersamaan, gotong royong dan kekeluargaan. Situasi kondusif tersebut harus terus dijaga.
Hal tersebut disampaikan Bupati Bulungan Syarwani, saat mengikuti rapat kerja dewan penasehat dengan pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Bulungan, Kamis (24/3) lalu.
Menurut Syarwani, peran tokoh agama dan tokoh masyarakat sangat dibutuhkan. Untuk menjaga situasi aman dan kondusif di Bulungan. “Termasuk untuk deteksi dini isu-isu intoleransi, radikalisme hingga konflik dan potensi perpecahan di masyarakat,” harapnya.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan pun membutuhkan peran FKUB, bersama seluruh unsur masyarakat lainnya. Dalam menjaga keamanan dan kedamaian. Peran menjaga stabilitas daerah semakin penting, di tengah kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. Terutama media sosial yang dapat menciptakan situasi tidak kondusif. Akibat isu-isu yang bisa menimbulkan perpecahan.
“Ini menjadi peran utama FKUB bergandengan bersama TNI/Polri dan pemerintah daerah,” jelasnya.
Syarwani menilai, toleransi antar umat beragama sudah luar biasa. Dimana kegiatan-kegiatan keagamaan, masyarakat dapat berjalan dengan rasa aman. Namun, semua pihak harus waspada dengan isu-isu di tingkat nasional. Yang berpotensi memicu keresahan, seperti baru-baru ini kelangkaan minyak goring. Harga sembako yang mulai naik menjelang puasa dan Lebaran, serta komoditas lainnya.
“Termasuk radikalisme yang kita khawatirkan melalui media sosial. Dapat mempengaruhi anak-anak muda kita di daerah,” imbaunya. (kn-2)


