Monday, 25 May, 2026

Cegah Radikalisme di Sekolah

TANJUNG SELOR – Pencegahan radikalisme dan terorisme di Bulungan, baik di lingkungan masyarakat hingga satuan pendidikan perlu dilakukan. Di dunia pendidikan, SMAN 1 Tanjung Selor telah lakukan upaya pencegahan radikalisme dari sekolah.

“Sudah pernah kami laksanakan deteksi dini pencegahan radikalisme dan terorisme, dengan mengundang Kodim untuk memberikan wawasan kepada pelajar,” terang Kepala SMAN 1 Tanjung Selor Didik Sukanto, Kamis (6/7).

Upaya pihak sekolah dalam mencegah radikalisme, dengan melibatkan guru-guru pembina agama. Di lain pihak, Pelaksana Tugas (Plt) Kesatuan dan Politik (Kesbangpol) Bulungan Abdul Wahid mendukung situasi dan kondisi yang damai, aman serta kondusif. Hal tersebut merupakan syarat bagi suatu wilayah dan penduduk, untuk dapat menjalankan aktivitas sehari-hari.

Menurut dia, mempertahankan kedamaian beragama di sekolah menjadi hal yang sangat penting. “Toleransi antar umat beragama sangat penting dalam menciptakan kedamaian di tengah masyarakat. Sebab tidak ada kemajuan suatu daerah, jika tidak damai dan tak mengedepankan asas toleransi,” singkatnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Agama Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Kaltara Saimin menambahkan, di Kaltara belum ditemukan paham radikalisme di sekolah-sekolah maupun di tengah masyarakat.

“Meskipun sempat ada ditemukan di Tarakan, yakni Saksi Yehuwa. Namun masalah ini kan sudah reda,” ujarnya.

Dikatakan Saimin, pembekalan kepada guru menjadi hal yang dilakukan FKPT. Agar guru-guru tersebut bisa menyampaikan ke murid-muridnya. Apalagi dengan kemajuan teknologi. Pola-pola pembelajaran moderasi beragama salah satu alat yang update, untuk menjaga perbedaan kesalahpahaman antara suku ras dan agama. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru