TANJUNG SELOR – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kalimantan Utara (Kaltara) mengapresiasi kerja penyelenggara Pemilu. Bawaslu Kaltara juga lakukan pengawasan, guna menghasilkan data pemilih yang valid dan hasilkan Pemilu berintegritas.
Ketua Bawaslu Kaltara Suryani mengapresiasi kerja KPU kabupaten/kota dan KPU provinsi, yang telah bekerja keras dalam melakukan pelaksanaan tahapan rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) tingkat Provinsi Kalimantan Utara. Dalam rapat pleno rekapitulasi DPT tingkat Provinsi Kaltara, Bawaslu Kaltara menyampaikan saran perbaikan terhadap data yang diketahui masih bermasalah.
“Ada temuan dan itu menjadi saran untuk dilakukan perbaikan. Itu upaya-upaya kita dalam mengawal dan mengawasi proses tahapan Pemilu,” terangnya, Kamis (6/7).
Menurut dia, saat pleno terdapat satu warga di Kabupaten Tana Tidung (KTT) yang masih belum terdaftar DPT. Hal itu sekiranya dapat diakomodir dalam DPT Provinsi Kaltara.
“Ada satu laporan yang masuk melalui Bawaslu KTT. Orang itu sudah berdomisili di KTT serta memiliki KK dan KTP, baru saja per tanggal 25 Juni 2023 datang melaporkan untuk dapat masuk dalam daftar pemilih di wilayah KTT,” jelasnya.
Untuk hasil pleno di tingkat pusat, akan ditindaklanjuti. Di setiap tahapan, pihaknya terus bersikap tegas, ketika ada sesuatu yang menyalahi aturan. “Kita fokus menyelesaikan tugas dan tanggungjawab sebagai pengawas Pemilu,” tutupnya. (kn-2)


