TANJUNG SELOR – Sejumlah ruas jalan di Kalimantan Utara (Kaltara), khususnya yang menjadi kewenangan pusat dilakukan perbaikan dan pemeliharaan oleh Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Kaltara. Yang merupakan perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Sejumlah ruas jalan yang dalam peningkatan seperti dari Tanjung Selor-Kecamatan Sekatak Buji, Kecamatan Sekatak Buji-Kabupaten Malinau dan Tanjung Selor menuju Kabupaten Berau. Peningkatan jalan dan pemeliharaan menjadi salah satu penugasan BPJN. Mengingat jalan-jalan tersebut menjadi jalan utama antar kabupaten dan provinsi.
Dikatakan Kepala BPJN Kaltara Zamzami, BPJN selaku perwakilan Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR tidak hanya meningkatkan jalan. Bahkan, juga pengerjaan menurunkan ketinggian jalan. Terdapat sembilan titik bukit yang dipangkas dan diturunkan. Pasalnya, ada standar jalan yang menjadi acuannya.
“Kita lakukan itu, karena memang tidak memenuhi standar. Makanya kita turunkan serta diaspal. Sehingga jalan menuju Malinau maupun ke Berau bisa lebih baik dan nyaman dilalui,” jelas Zamzami, kemarin (31/7).
Jalan yang dalam tahap pengerjaan, dianggarkan secara multiyears. Artinya, anggaran tersebut untuk tiga tahun pengerjaan dan dialokasikan per tahun. Meski tidak spesifik disebutkan anggaran per tahun. Namun, kata dia, total anggaran yang dialokasikan untuk tiga tahun multiyears sebesar Rp 115 miliar, baik untuk ruas jalan dari Kecamatan Sekatak Buji-Kabupaten Malinau maupun Tanjung Selor-Kabupaten Berau.
“Jadi masing-masing itu Rp 115 miliar. Untuk Tanjung Selor menuju Sekatak Buji hanya pemeliharaan saja, bukan peningkatan. Karena jalannya masih bagus. Untuk anggarannya, berbeda dengan peningkatan jalan,” ujarnya. (kn-2)


