Thursday, 25 June, 2026

Diduga Ada Kelalaian Masyarakat

TARAKAN – Kebakaran yang menghanguskan 31 bangunan di belakang kantor BRI Jalan Yos Sudarso RT 20, Kelurahan Selumit Pantai pada Selasa, (22/8) masih dalam lidik kepolisian. Namun diduga ada kelalaian masyarakat yang menyebabkan terjadinya kebakaran.

“Kami sudah mengamankan satu buah ember merah dari tumpukan plastik yang terbakar pada 10 Agustus lalu. Ditemukan juga tumpukan lelehan terbuat dari bahan plastik yang berbeda di rumah sumber api tersebut. Kami juga mengamankan dua botol alkohol pembersih luka, yang tidak terisi dalam kondisi setengah terbakar dan arang bekas kebakaran di titik api,” ujar Kasat Reskrim Polres Tarakan, AKP Randhya Sakthika Putra melalui Kanit Pidana Umum, Ipda Muhamad Izzadin Abdillah, Rabu (23/8).

Adapun posisi ember dan botol alkohol pembersih luka itu berada di lantai rumah yang tidak berpenghuni milik Bustang. Dari serangkaian olah TKP ditemukan banyak barang yang mudah terbakar berada di TKP. “Karena di bawahnya kolong rumah banyak barang-barang yang mudah terbakar semua,” lanjutnya.

Rumah yang diduga munculnya api pertama kali, diduga sudah tidak berpenghuni sejak 3 tahun lalu. Aliran listrik sudah dicabut oleh petugas PLN sejak rumah itu ditinggalkan.

“Jadi adanya sumber dari listrik itu dapat terbantahkan. Karena rumah tersebut tidak dialiri listrik. Kesimpulan dari hasil sementara ini diduga adanya human error. Human error yang dimaksud, percikan yang dapat menimbulkan api seperti ada yang membuang puntung rokok atau membakar sampah. Namun hal itu belum dapat kami simpulkan,” ujarnya.

Sejauh ini belum ada warga, korban maupun pemilik rumah yang melaporkan kejadian kebakaran tersebut ke pihak kepolisian. Namun, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap saksi dari korban kebakaran.

“Keterangan yang kami peroleh menyebutkan terdapat suara api yang sudah membesar pada pukul 03.30 Wita. Saksi ada yang melihat api di bagian tengah kontrakan rumah tersebut. Kemudian meminta tolong kepada warga sekitar. Jadi yang melihat secara pasti api belum dapat kami pastikan. Baru orang yang mendengar adanya kebakaran,” ucapnya.

Disinggung soal adanya sabotase atau unsur kesengajaan yang menyebabkan kebakaran. Pihaknya menegaskan akan mendalami perihal tersebut. Namun pihaknya mengimbau, masyarakat agar lebih berhati-hati saat menyalakan api didekat barang yang mudah terbakar. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru