TIDENG PALE – Pencarian korban yang diduga diterkam predator buas, di Jalan Poros Desa Bebatu Kecamatan Sesayap Hilir akhirnya perlahan menemukan titik terang.
Setelah ditemukan, diduga sisa jasad korban berupa potongan kaki lutut ke bawah masih utuh. Itu ditemukan mengapung di hulu sungai. Setelah dilakukan upaya pencarian oleh Danposal KTT.
Sebelumnya,telah dipasang umpan berupa daging ayam dan monyet pada tujuh titik. Dua umpan yang dipasang dihabiskan dagingnya. Sampai berita ini dinaikan, pencarian dengan melibatkan pawang di lokasi masih dilakukan.
Namun, saat sisa jasad korban ditemukan sekitar pukul 07.00 Wita, tidak terlihat bekas jejak buaya naik ke darat. Selain sisa potongan tubuh, ditemukan juga bekas baju. Diduga baju tersebut digunakan oleh korban pertama.
Samoel, pihak keluarga yang sempat dikonfirmasi menyampaikan, saat jasad korban ditemukan langsung dilakukan pemakaman.
“Iya, hari ini (kemarin, Red) Â ditemukan sisa jasad korban. Sudah kita makamkan,” kata Samoel, Selasa (1/3).
Untuk diketahui, korban berinisial LT (51) dikabarkan hilang diterkam predator. Saat hendak mencuci kaki di Jalan poros Bebatu. Pencarian sempat berlangsung sekitar tiga pekan lebih.
Komandan Pos TNI AL (Danposal) Lantamal XIII Tarakan Agus PB saat dikonfirmasi menyampaikan pencarian saat ini masih berlangsung. Dengan melibatkan pihak keluarga menyisir sekitar TKP.
“Sisa jasad ini ditemukan setelah dipasang umpan pada 8 titik, dua umpan yang dipasang dimakan. Sekitar pukul 07.30 Wita diketemukan potongan kaki korban mengapung di hulu sungai,” singkatnya. (kn-2)


