Thursday, 30 April, 2026

Diprediksi di Tarakan Terjadi Cuaca Ekstrem

TARAKAN – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tarakan memprediksi Kota Tarakan dan sekitarnya akan terjadi cuaca ekstrem.

Menanggapi hal tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tarakan berharap masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana untuk melakukan mitigasi, apabila terjadi cuaca yang ekstrem.

Kepala BPBD Tarakan Ahmady Burhan menegaskan, berupaya selalu memberikan informasi kepada masyarakat terhadap prediksi cuaca buruk. “Informasi ini kami berikan kepada masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana. Termasuk masyarakat yang tinggal di daerah pesisir,” katanya, Senin (21/2).

Pihaknya melibatkan peran Ketua RT dalam memberikan informasi prediksi cuaca yang akan terjadi. Melalui grup media sosial yang tergabung para Ketua RT, pihaknya selalu meneruskan informasi prediksi cuaca yang akan terjadi setiap harinya dari BMKG Tarakan.

Maka dengan cepat juga para Ketua RT meneruskan informasi tersebut kepada warganya. “Dengan kondisi cuaca ekstrem dan tidak menentu ini, kami berharap masyarakat selalu waspada,” harapnya.

Untuk di Kota Tarakan bencana yang paling diwaspadai apabila terjadi cuaca ekstrem yaitu tanah longsor. Pihaknya mendapati masih banyak pemukiman warga yang berada di daerah rawan longsor. Selain tanah longsor, pihaknya juga tetap mengantisipasi terhadap beberapa ancaman bencana yang bisa saja terjadi.

“Untuk daerah yang rawan longsor itu sebarannya banyak. Ada di daerah Karang Anyar, Kampung Satu dan Kampung Bugis,” sebutnya.

Selain meminta masyarakat melakukan mitigasi apabila terjadi cuaca ekstrem, BPBD saat ini selalu menyiagakan personel selama 24 jam penuh. Para personel BPBD akan terus melakukan pemantuan terhadap perkembangan laporan dari masyarakat. Bahkan apabila laporan kejadian yang masuk, personel BPBD dengan cepat turun melakukan pengecekan.

“Pekan lalu itu kita dapat dua laporan yang sudah ditinjau. Sudah kami imbau agar tidak menempati daerah itu. Jadi laporan itu kami dapati kalau sudah longsor yaitu di daerah Mamburungan,” tuturnya. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru