TIDENG PALE – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kabupaten tahun 2022, untuk menyaring masukan dan usulan. Selanjutnya, jadi bahan bagi pemerintah Kabupaten Tana Tidung (KTT) menindaklanjuti di tahun depan.
Beberapa usulan yang disampaikan, akan diakomodir terlebih dahulu. Lalu akan dilihat secara proporsional, karena tidak mungkin semua usulan diterima.
“Kita tak bisa mengakomodir semua usulan yang disampikan. Tetapi, nanti akan dilihat. Mana yang bersentuhan langsung untuk kepentingan masyarakat,” terang Bupati KTT Ibrahim Ali, Kamis lalu (24/3).
Masukan dan usulan tidak bisa seluruhnya diakomodir, mengingat kemampuan anggaran yang tersedia saat ini. Bahkan, hasil refocusing Pemerintah Pusat tahun ini, pemkab kehilangan sekitar Rp 1 miliar. Apabila dibandingkan tahun sebelumnya.
“Jangan sampai tahun berikutnya kembali terulang. Semoga pandemi Covid-19 ini segera berlalu,” harapnya. Refocusing dilakukan Pemerintah Pusat, menurut Ibrahim, berimbas bagi penataan keuangan daerah.
Dikarenakan anggran yang telah diplot terhadap setiap OPD, akan disesuaikan kemampuan keuangan yang ada. Musrenbang kali ini, pemerintah menitikberatkan pada pembangunan infrastruktur. Penyerapan pembangunan infrastruktur, sesuai arahan Presiden, sebisa mungkin melebihi 50-70 persen. (kn-2)


