Friday, 19 June, 2026

Gubernur Marah, Kadis Tak Blusukan

TANJUNG SELOR – Dalam konsultasi publik, terkait rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kalimantan Utara (Kaltara) 2024. Sejumlah penegasan dan penekanan dilayangkan Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang.

Bahkan, orang nomor satu di Kaltara itu sempat marah kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD), khususnya Kepala Dinas. Pasalnya, masih ada Kepala Dinas yang tidak turun ke lapangan untuk melakukan blusukan.

“Saya minta Kepala Dinas jangan hanya di ruangan. Harus turun ke lapangan sesuai dengan tupoksinya,” tegur Zainal dalam forum, Rabu (15/2).

Menurutnya, Kepala Dinas harus memahami yang masyarakat butuhkan dan diinginkan. Hal itu harus dihimpun. Sehingga perlu dilakukan blusukan atau turun ke lapangan secara langsung.

“Saya saja sering di lapangan, masa bawahan saya di ruangan saja,” tegasnya.

Menurut Gubernur, pejabat di Pemprov Kaltara memang harus ke lapangan. Hal itu juga akan menjadi evaluasi yang akan dilakukan Pemprov Kaltara, terhadap seluruh pejabat dan ASN.

“Kita akan evaluasi semua. Apalagi, sudah ada penandatanganan kinerja. Saya juga akan melakukan evaluasi terhadap OPD terkait. Terlebih lagi banyak temuan yang didapatkan,” ungkapnya.

Selain menegur OPD, pada konsultasi publik itu, Zainal menekankan untuk mewujudkan pembangunan sesuai RKPD. Terdapat beberapa isu strategis yang harus diperhatikan Pemprov Kaltara dan pemerintah kabupaten/kota, dalam melaksanakan pembangunan.

Diantaranya, rendahnya daya saing dan tingginya kesenjangan antarwilayah. Masih rendahnya kualitas dan daya saing SDM, rentannya ketahanan ekonomi daerah sebagai kawasan perbatasan dalam menghadapi persaingan global. Kemudian, belum optimalnya pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya alam, untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Termasuk belum optimalnya tata kelola dan pelayanan pemerintahan. Serta masih rendahnya aksesibilitas dan dukungan penyediaan layanan infrastruktur dasar yang merata dan terintegrasi.

“Yang jelas pendekatan ke masyarakat wajib dilakukan. Guna mensinkronkan RKPD 2024, dengan apa yang didapatkan dari blusukan itu. Makanya saya selalu tekankan untuk turun ke lapangan,” ujarnya. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru