TANJUNG SELOR – Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kaltara Rustam Akif menyampaikan, diperkuat 2.276 Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) dalam menjalankan tugasnya hari ini.
Bahkan, telah terbentuk dan mendapat bimbingan teknis (bimtek) sebelum bertugas. “Seluruh PTPS sudah mendapat bimbingan teknis, agar benar-benar mengetahui dan memahami tugasnya di lapangan,” tuturnya.

Namun, ada kendala terhadap kekurangan PTPS di Kabupaten Nunukan. Ada sekitar 19 PTPS yang belum terisi di kecamatan. Bawaslu Kaltara mensiasati kekurangan itu, dengan meminta Bawaslu Nunukan berkoordinasi dengan Panwascam dan panitia pengawas desa setempat.
“Ketika hari pemungutan suara, kekurangan tersebut bisa ditutupi. Agar tidak menghambat proses pemilu,” harapnya.
Berkaitan peta kerawanan TPS di Kaltara, Bawaslu Kaltara pun sudah mengeluarkan data tersebut. Agar ada atensi khusus dari masing-masing instansi dalam proses pemungutan suara.
“Potret kerawanan TPS sudah kami rilis, sehingga semua bisa membaca, mengetahui dan menjadikan referensi dalam bertugas,” tutupnya. (adv)


