Thursday, 25 June, 2026

Hari Pertama Seleksi Kompetensi PPPK, 2 Peserta Absen

TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan melaksanakan seleksi kompetensi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), yang diikuti 872 peserta, di Laboratorium CAT Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Bulungan, Selasa (21/11).

Rinciannya 339 tenaga kesehatan, 350 tenaga pendidikan dan 183 teknis. Pada pelaksanaaan tersebut digelar dengan 3 sesi sehari. Ketersediaan komputer yang terdapat di Laboratorium CAT sebanyak 54 unit. Akan tetapi, hanya 50 unit komputer yang digunakan. Karena 4 unit sisanya untuk cadangan.

Dari 872 peserta, tiga orang diantaranya melaksanakan seleksi kompetensi di luar Kalimantan Utara. Yakni masing-masing di Jakarta, Palangkaraya dan Makassar. Sehingga, hanya 869 peserta yang seleksi kompetensi CAT di Bulungan.

“Jumlah peserta yang mendaftar sekitar 1.700 orang. Tapi ada yang tak lolos administrasi, dikarenakan peserta yang belum sampai masa kerja dan ijazah  yang tidak linear. Sehingga, hanya 872 peserta yang ikut seleksi kompetensi ini, yang akan berakhir hingga 27 November mendatang,” jelas Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bulungan Nurdiana, yang ditemui di sela-sela sebelum seleksi kompetensi, kemarin (21/11).

Peserta yang mengikuti seleksi kompetensi ini, menurut Nurdiana, harus memiliki masa kerja paling sedikit dua tahun. Selanjutnya, sudah terdaftar di tenaga non-ASN pada data base Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan kualifikasi pendidikan harus linear sesuai formasi.

“Untuk kebutuhan formasi sebanyak 320 orang, dari tenaga kesehatan, pendidikan dan teknis. Jumlah itu terbagi 100 tenaga pendidikan, 143 tenaga kesehatan dan 77 teknis,” sebutnya.

Nurdiana menegaskan, peserta sebelum memasuki ruangan CAT harus menjalani proses pemeriksaan. Untuk memastikan, peserta tidak membawa sesuatu yang dilarang oleh BKN. Peserta hanya diperbolehkan membawa KTP dan kartu tes. Setelah peserta mengikuti tahap CAT ini, bisa langsung melihat hasilnya.

“Untuk tenaga khusus akan dinilai berdasarkan ranking. Apabila mendapatkan nilai tinggi, maka akan lulus sesuai jumlah formasinya. Passing grade itu untuk formasi umum yang sudah ditentukan BKN,” tuturnya.

Pada hari pertama pelaksanaan seleksi kompetensi ini, terdapat 2 peserta yang absen. Keterangan peserta yang absen tersebut, belum diketahui alasannya. Di tempat yang sama, Bupati Bulungan Syarwani mengatakan, kebutuhan PPPK ini akan menyesuaikan dengan kemampuan keuangan pemerintah daerah. Meskipun kebutuhan akan PPPK maupun ASN sudah dipetakan. Bahkan yang sudah teralokasi melalui APBN, tapi ada beberapa hal yang menyangkut kebijakan-kebijakan daerah. Khususnya kesejahteraan bagi PPPK, tentu menjadi beban pemerintah daerah.

“Kita melihat berdasarkan pemetaan dan kemampuan keuangan daerah. Dalam hal pemberian kesejahteraan PPPK ketika nanti dinyatakan lulus. Hari ini (kemarin, Red) ada sekitar 320 formasi, jika lulus semua melalui seleksi kompetensi. Maka dipastikan beban akan melekat di pemerintah daerah,” ungkapnya.

Adanya kebijakan Pemerintah Pusat, berkaitan dengan penghapusan tenaga honorer tahun depan. Hal tersebut menurut Bupati, dengan adanya seleksi kompetensi PPPK tentu akan mengurangi beban masih terdapatnya tenaga honorer.

“Saya sempat berbincang dengan peserta, ternyata ada masih berstatus guru kontrak. Terutama dari SMPN 1, SMPN 2 di Kecamatan Tanjung Palas Timur. Seleksi kompetensi inipun cukup ketat, bahkan satu formasi diperebutkan sampai 23 peserta,” tuturnya.(kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru