TARAKAN – Sebanyak 350 warga binaan Lapas Kelas IIA Tarakan menerima suntikan vaksin booster jenis Moderna, Senin (11/4). Vaksin yang terlaksana tersebut merupakan garapan Binda Kaltara dan petugas kesehatan dari Dinkes Tarakan.
Kepala Lapas Tarakan Arimin sangat mengapresiasi terhadap tenaga kesehatan yang terlibat. Dengan dilakukan vaksinasi booster, maka warga binaan sudah mendapatkan hak untuk terlindungi dari Covid-19.
“Untuk vaksin dosis kedua sudah hampir semua warga binaan. Hanya ada beberapa yang belum tervaksin dengan alasan kesehatan,” ujarnya.
Vaksinasi booster terhadap warga binaan menggunakan vaksin jenis Moderna. Dengan harapan ke depannya vaksinasi booster akan diberikan kepada warga binaan. Sebab masih banyak warga binaan yang belum mendapatkan vaksin dosis ketiga. Terlebih, warga binaan sangat antusias ingin mendapat vaksin booster. “Mereka (warga binaan) juga sadar dan paham bagaimana manfaat vaksinasi booster ini,” imbuhnya.
Dengan adanya herd immunity yang terbentuk di dalam Lapas, maka nantinya kunjungan ke Lapas kembali dibuka. Namun hingga saat ini, belum dipastikan terkait kunjungan ke lapas bisa dibuka dari Kementerian Hukum dan HAM.
“Jadi kami harus siap dulu membentengi diri dengan vaksin. Apabila dibuka, maka kami sudah vaksin semua dan jangan kunjungan dibuka tapi belum vaksin. Itu sangat membuka peluang Covid-19 masuk ke Lapas,” tuturnya.
Sementara itu, Petugas Wilayah Tarakan BINDA Kaltara Ardi Bramasta mengungkapkan, vaksin dosis ketiga diberikan kepada warga binaan. Sebab saat dosis pertama dan kedua, seluruh warga binaan menerima vaksin Moderna. “Di lapas ini sudah kita lakukan vaksinasi sebanyak 3 kali,” singkatnya. (kn-2)


