Sunday, 26 April, 2026

Ini Penilaian Kapolda Kaltara Terhadap Situasi Tarakan

TARAKAN – Kapolda Kaltara Irjen Pol Daniel Adityajaya sudah mengajukan penambahan personel ke Mabes Polri, untuk melengkapi kebutuhan personel di jajarannya.

Namun kualitas personel wajib dimiliki untuk pengamanan perbatasan. “Kami juga usulkan kearifan local. Warga asli Kaltara bisa diterima menjadi polisi. Karena, bagaimanapun mereka bertugas di daerahnya sendiri bisa lebih maksimal,” ujarnya, saat mengunjungi Polres Tarakan, Selasa (22/2).

Ia mengakui tidak semua usulan ini bisa disetujui Mabes Polri. Namun, berharap usulan kebutuhan bisa maksimal dan terealisasi dalam waktu dekat. Untuk penguatan personel di Polda Kaltara. “Apalagi Kaltara ini kan ada pulau terluar, daerah perbatasan yang perlu dijaga,” tuturnya.

Kapolda juga memberikan atensi khusus untuk Kapolres Tarakan dan jajarannya, agar bekerja maksimal dalam pelayanan masyarakat. Tarakan memiliki permasalahan yang banyak, dengan jumlah penduduk terpadat dan mudahnya transportasi untuk akses keluar dan masuk. Sehingga, kualitas dan kuantitas kejahatan dipastikan bisa meningkat kapan saja.

Masyarakat di Tarakan, kata dia, lebih beragam dibandingkan daerah lain di Kaltara. Permasalahan lebih kompleks dengan kejahatan baru bisa mudah muncul. “Apalagi masalah narkotika, itu kejahatan transnasional yang harus kita berantas. Potensi kejahatan, Tarakan paling rawan,” tegasnya.

Sementara itu Kapolres Tarakan AKBP Taufik Nurmandia menyinggung soal wilayah kerjanya yang hanya ada 4 Polsek, termasuk Polsek Kawasan Pelabuhan. Sementara Tarakan terbagi dalam 4 kecamatan, dengan daerah yang memiliki kerawanan masing-masing.

“Dibandingkan polres lain di Kaltara, kita memang yang terkecil ada 4 Polsek. Sudah termasuk Polsek Kawasan Pelabuhan. Ke depan, kami akan mengusahakan Polsek Tarakan Tengah akan diajukan,” bebernya.

Menurutnya, dengan rasio penduduk yang luas di Kecamatan Tarakan Tengah, menjadi sangat penting dan perlu penambahan Polsek. Idealnya, satu kecamatan memiliki satu polsek, untuk menjaga keamanan satu wilayah.

Sedangkan untuk Polres Tarakan harusnya 742 personel. Sementara saat ini hanya ada 474 personel. Jadi, baru 60 persen terpenuhi dari Daftar Susunan Personel (DSP). Pihaknya memaparkan kekurangan personel ini ke Kapolda Kaltara.

“Telaah staf akan kami ajukan untuk Polsek Tarakan Tengah. Berarti harus ada penambahan personel dari Polda. Satu Polsek 57 personel, berarti lumayan DSP bisa bertambah. Tapi nanti dari Polda dan Mabes yang menentukan,” ujarnya. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru