Wednesday, 27 May, 2026

Jaga Situasi Pasca Pemilu

TANJUNG SELOR – Proses pemungutan suara di beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS) di wilayah Tanjung Selor, diklaim berjalan aman dan tertib, kemarin (14/2).

Hal itu disampaikan Bupati Bulungan Syarwani, saat lakukan monitoring bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bulungan. Dikatakan bupati, setelah pemungutan suara masih ada proses penghitungan dan rekapitulasi. Hal tersebut tentu akan memengaruhi situasi keamanan dan ketertiban di Kabupaten Bulungan.

“Terpenting setelah pelaksanaan pemilu ini, situasi masyarakat tetap aman dan tidak ada tanda-tanda perpecahan antar warga,” harapnya.

Ia mengharapkan, kerja sama dari seluruh elemen baik masyarakat maupun Forkopimda untuk ikut membantu dan menjaga di 484 TPS di Bulungan. “Mari kita dukung tugas dari TNI/Polri, penyelenggara pemilu dalam hal ini KPU dan Bawaslu. Dengan tidak menciptakan konflik di tiap-tiap TPS,” ujarnya.

Untuk partisipasi pemilih, yang hadir ke TPS telah mencapai angka di atas 70 persen. Bupati bersama Forkopimda monitoring ke 6 lokasi, meliputi Kantor DPRD Kaltara (2 TPS), SMPN 1 Tanjung Selor (4 TPS), SDN 19 Tanjung Selor (3 TPS), SDN 10 dan SMP 7 (8 TPS), Gedung Badminton Handal (2 TPS) serta SMPN 2 Tanjung Selor (2 TPS).

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Utara Drs H Zainal Arifin Paliwang, SH., MHum, mengekspresikan komitmennya terhadap proses demokrasi. Dengan menggunakan hak pilihnya di TPS 34 yang berlokasi di Sekolah Dasar (SD) 012 Tanjung Selor.

Zainal mengenakan pakaian batik yang mencerminkan kearifan lokal, didampingi istri tercinta Hj Rachmawati Zainal, SH, dan anaknya. Gubernur beserta keluarga tiba di TPS sekitar pukul 07:30 Wita. Setelah proses administratif, Zainal dan keluarga menunggu giliran untuk mendapatkan surat suara.

Dengan efisiensi dan tanggung jawab, mereka memasuki bilik suara dan mencoblos sesuai pilihan hati nurani. Dalam waktu singkat, kurang dari 8 menit, gubernur memberikan hak pilihnya.

Usai mencoblos, Zainal menyampaikan bahwa pemilu di Kalimantan Utara akan berlangsung aman dan damai. “Jadikanlah Kaltara sebagai contoh pemilu berdemokrasi,” pintanya.

Zainal menekankan, pentingnya menjaga integritas dan keamanan selama pemilu. Semua pihak diharapkan dapat menjaga integritas dan bersinergi, demi terwujudnya pemilu yang transparan, adil, dan berlangsung tanpa hambatan. Gubernur pun memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan pemilu, yang berjalan lancar dan tertib.

Pemerintah Kalimantan Utara berkomitmen untuk terus memperkuat dasar demokrasi di wilayahnya. Dengan menciptakan iklim politik yang kondusif, dan memberikan kesempatan setiap warga untuk bersuara dalam menentukan arah pembangunan daerah. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru