TANJUNG SELOR – Jalan menuju Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI) Tanah Kuning-Mangkupadi, Kecamatan Tanjung Palas Timur, masih diupayakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan, untuk dilakukan perbaikan.
Dalam perbaikan jalan tersebut, tentu membutuhkan anggaran yang tidak sedikit. Mengingat, panjang jalan menuju KIHI diperkirakan puluhan kilometer. Menurut Bupati Bulungan Syarwani, enam desa di Tanjung Palas Timur membutuhkan kondisi jalan yang memadai. Namun, kemampuan pemkab belum bisa membantu menangani masalah jalan menuju Desa Tanah Kuning-Mangkupadi.
“Kecuali kita ingin fokuskan seluruh kekuatan APBD Bulungan. Namun pasti akan membebani daerah. Kita berharap dukungan dari Pemerintah Pusat, agar bisa mengelontorkan anggaran,” jelasnya, Minggu (19/6).
Jalan menuju Tanjung Palas Timur, bukan hanya tanggungjawab Pemkab Bulungan. Terdapat kepentingan nasional di dalamnya. Diharapkan ada upaya dari Pemerintah Pusat, terhadap kondisi infrastruktur jalan tersebut.
Di lain pihak, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Bulungan Khairul menambahkan, masih banyak spot jalan yang layak dan tidak. Hal itu yang diupayakan bisa teratasi dan diperbaiki.
“Membangun jalan atau memperbaikinya, butuh anggaran yang tidak sedikit. Bisa mencapai ratusan miliar,” ujarnya.
Beberapa spot yang rawan, antara kilometer 9 ke kilometer 12 menuju ke Brigif. Sebagian besar kalkulasi PUPR Bulungan hanya 30 persen jalan yang rusak fatal. Kemudian, dari Tanjung Agung menuju SP 4, Sajau Metun, dan Sajau Hilir rentan dan rawan.
“Dari Sajau Hilir ada potongan aspal menuju ke Binai. Masih banyak yang memang perlu dibenahi. Kita harap ada dukungan,” pungkasnya. (kn-2)


