Sunday, 26 April, 2026

Jangan Asal Beli, Madu Palsu Beredar di KTT

TIDENG PALE – Warga Desa Kujau Kecamatan Betayau, Kabupaten Tana Tidung, perlu waspada ketika ingin membeli madu. Pasalnya, ada dugaan oknum memanfaatkan kesempatan untuk menjual madu yang sudah dicampur air gula.

Seperti yang dialami Acuang penjaga wisata Desa Kujau, menjadi korban. Dia membeli madu sebanyak 16 liter dengan harga Rp 75 ribu per liter. “Totalnya Rp 1,2 juta yang saya bayarkan kepada penjual madu,” ucap Acuang, Senin (7/2).

Meskipun kejadian yang menimpanya sudah sepekan lalu. Namun, Acuang merasa dirugikan. Menurutnya, saat madu dibeli belum ketahuan palsu atau tidak. Tapi, ketika dibuka lalu dicoba rasanya berbeda dengan madu asli.

“Dari situlah berpikir ada yang janggal. Lalu mencari informasi ternyata ada rekan juga di Sekatak mengalami hal serupa,” ungkap Acuang.

Bahkan dalam madu pun terlihat adanya serbuk, seperti sisa kotoran bekas campuran. Agar tidak rugi, dirinya coba mengelabui si penjual untuk datang kembali ke Wisata Kujau melalui rekan di Sekatak. Penjual tersebut pun kembali datang ke Wisata Kujau. Sesampainya di lokasi, sepeda motor penjual ditahan dan diminta uangnya agar dikembalikan.

“Saya tahan motornya, terus kembalikan modal saya. Penjual itupun menggembalikan uang hasil penjualan madu,” imbuhnya. Dia pun mengimbau kepada warga untuk berhati-hati. Sialnya, Acuang tidak menanyakan nama penjual. Hanya mengetahui ciri-ciri si penjual madu tersebut.

Madu palsu yang dijual, terdapat rumah madu palsu yang dibungkus plastik bening. “Karena modal saya telah dikembalikan, jadi antara saya dan pelaku ini persoalannya sudah beres,” tutupnya. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru