TANJUNG SELOR – Pembangunan Kota Baru Mandiri (KBM) Tanjung Selor diupayakan untuk bisa segera dikerjakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara).
Bahkan, beberapa instansi sudah mendapatkan hibah lahan. Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang mengatakan, KBM sebagai pusat pemerintahan Provinsi Kaltara harus terselesaikan pembangunannya. Selama ini Kaltara belum memiliki pusat pemerintahan. Sejumlah instansi vertikal telah melakukan koordinasi dan sebagian mendapatkan hibah lahan.
“Kita sudah menghibahkan lahan kepada beberapa instansi. Seperti DPRD Kaltara, Bawaslu dan KPU Kaltara,” tuturnya, Kamis (17/3) lalu. Bahkan, Pemprov berencana untuk membangun sport center.
Pemprov masih lakukan koordinasi dengan Pemerintah Pusat, dalam percepatan pembangunan pusat pemerintahan KBM Tanjung Selor. “Berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2018 tentang Percepatan Pembangunan KBM Tanjung Selor. Sejumlah Kementerian ikut andil dalam pembangunannya,” jelasnya.
Inpres tersebut juga akan habis masanya pada 2023 mendatang. Sehingga, pihaknya harus kembali melakukan komunikasi untuk membahas kelanjutan dari Inpres tersebut. “Kita berupaya masuk ke beberapa kementerian terkait, agar bisa mendapatkan anggaran untuk membangun,” harapnya.
Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPR Perkim) Kaltara Datu Iman Suramenggala mengatakan, instansi yang akan membangun tahun ini, diantaranya Pengadilan Tinggi, Pengadilan Tinggi Agama, Pengadilan Tata Usaha Negeri (PTUN) serta Kejaksaan Tinggi (Kejati).
“Kami hibahkan dulu dan nanti diberikan. Setelah itu, harus benar-benar membangun kantornya di KBM. Ini bentuk dan upaya Pemprov Kaltara mempercepat progres pembangunan KBM,” singkatnya. (kn-2)


