Sunday, 19 April, 2026

Memastikan Stok Minyak Goreng Aman Jelang Ramadan

TARAKAN – Kapolres Tarakan AKBP Taufik Nurmandia melakukan peninjauan ketersediaan minyak goreng di sejumlah pasar dan distributor di Tarakan, Senin (21/3).

Dalam tinjauan ini, ditemukan minyak goreng sudah banyak beredar dan stok dipastikan cukup. “Malah ada yang baru mau datang lagi sekitar 8 kontainer. Dari pihak distributor pastikan cukuplah. Kami cek ke toko juga, sudah tidak ada antrean, tapi harga sudah beda. Tak ada HET (Harga Eceran Tertinggi) lagi,” tegasnya.

Mesti sudah tidak ada HET, Kapolres mengakui hanya memastikan tentang ketersediaan minyak goreng di saat menjelang Ramadan. Sementara harga, sudah diatur Pemerintah Pusat maupun daerah.

Dari tiga tempat yang didatangi, sebagai sample diakuinya sementara ini tidak ada kekosongan. Di retail modern seperti Alfamidi menyebutkan stok minyak goreng sudah dalam perjalanan ke Tarakan. Sehingga dipastikan menjelang Ramadan nanti, minyak goreng sudah siap dipasarkan.

Memastikan tidak ada penimbunan minyak goring. Pihaknya sudah memerintahkan Satuan Tugas (satgas) Pangan di Satuan Reskrim Polres Tarakan, untuk melakukan pengawasan.

“Ada Satgas Pangan, satuan tugasnya ada di Polres juga. Jadi, mereka melakukan pemeriksaan atau pengecekan ke distributor, untuk memastikan tidak ada penimbunan,” jelasnya.

Jika ditemukan ada pihak yang sengaja menimbun minyak goreng atau bahan pokok lainnya, ia tegaskan akan melakukan upaya penegakan hukum. “Kalau memang keterlaluan, kami akan lakukan upaya penegakan hukum. Tapi, sementara ini kami akan melakukan pengawasan dan pendistribusian minyak goreng. Karena sempat terjadi kelangkaan,” ungkapnya.

Menjelang Ramadan ini, lanjut Taufik, pengawasan komoditi lain bekerjasama dengan pemerintah daerah. Diantaranya, ketersediaan gula dan bahan pokok lainnya. Pengawasan nantinya juga melihat situasi.

Jika harga maupun kebutuhan pokok lainnya tidak ada gejolak di pasaran. Maka pihaknya hanya melakukan pemantauan. Namun, jika ada gejolak harga dan kelangkaan kebutuhan di pasaran, pihaknya langsung turun ke lapangan.

“Kebutuhan Lebaran itu biasanya gula, mentega dan bahan pokok lainnya. Ada atensi dari atas untuk melaksanakan kegiatan dalam pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat Tarakan,” tuturnya. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru