TARAKAN – Sulitnya menjangkau wilayah daratan jika terjadi bencana di Kalatara, membuat SAR Tarakan akan membentuk Unit Siaga SAR di Kabupaten Bulungan. Rencana ini sudah dikoordinasikan dengan Gubernur Kaltara.
“Karena kita berada di akses pulau. Dengan adanya pos unit di Bulungan, lebih memudahkan kami memberikan jasa SAR. Baik yang ada di Kabupaten Malinau dan Kabupaten Tana Tidung,” jelas Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tarakan, Amiruddin, Sabtu (19/2).
Menurutnya di 3 kabupaten tersebut kerap terkena dampak banjir. Peralatan darat dan laut nantinya juga akan dilengkapi. Namun ia memprioritaskan penambahan peralatan darat. Untuk memudahkan jangkauan ke daerah-daerah yang sulit dijangkau peralatan laut.
“Kami akan menempatkan dua unit mobil. Masing-masing dilengkapi peralatan ekstrikasi ataupun alat-alat yang kalau terjadi road accident itu bisa digunakan. Karena dilengkapi alat yang bisa mengangkat bangunan runtuh,” ungkapnya.
Selain itu mobil tersebut juga bisa mengangkut perahu karet, untuk digunakan saat menyiapkan pertolongan ke wilayah perairan. Nantinya, Unit Siaga SAR Bulungan akan ditempatkan 7 personel yang akan bergantian bertugas.
“Pos di kabupaten tergantung urgent dan situasional. Dengan terbentuknya IKN di Kaltim dan dilihat dari tingkat kebutuhan jasa SAR, bisa saja nanti setiap kabupaten ada kantor SAR dan bisa membuka peluang kerja bagi putra daerah,” katanya.
Selain itu pada awal Maret nanti pihaknya akan mendapat penambahan sebanyak 40 personel. Nantinya personel akan langsung memperkuat SAR Tarakan. Ditambah 8 tenaga pendukung yang merupakan putra Tarakan. “Ada juga putra Nunukan yang nantinya bertugas di Pos SAR Nunukan. Jadi total ada penambahan 48 personel,” sebutnya.
Kantor SAR Tarakan yang masih tipe B, akan memiliki 90 personel jika rencana penambahan tersebut terealisasi. Namun walau sudah mendapat penambahan, dianggapnya masih kurang. Sebab wilayah kerja SAR Tarakan mencakup 4 kabupaten dan 1 kota. “Tapi itu bukan menjadi rintangan bagi kami,” ungkapnya. (kn-2)


