TARAKAN – Aksi dugaan kesengajaan pembakaran rumah, makin meresahkan warga Kelurahan Selumit Pantai, Tarakan Tengah. Bahkan terduga pelaku juga diketahui sempat merusak fasilitas umum menggunakan senjata tajam (sajam).
Ketua RT 22 Kelurahan Selumit Pantai Eka Mardiani menyebut, ada 3 terduga pelaku yang terlihat mondar-mandir di sekitar lingkungannya. Karena kondisi gelap, ia tidak bisa mngenali wajah-wajah pelaku.
Aksi terduga ketiga pelaku itu disinyalir memang terjadi pada malam hari. Bahkan warga sekitar sempat melihat terduga pelaku merusak pos pemadam mini di Kelurahan Selumit Pantai.
“Memang ada yang sering mondar-mandir. Warga juga heran kan. Nah mulai dari saat ini kami waspada. Kami ada beberapa titik yang tempat menjaga melalui pos ronda,” singkatnya, Selasa (5/9) lalu.
Kabid PMK pada Satpol PP Tarakan, Eko Santoso mengaku telah mendapat informasi dugaan percobaan pembakaran rumah di Selumit Pantai. Kejadian kebakaran sebelumnya yang terjadi di waktu yang berdekatan, membuat pihaknya melakukan persiapan untuk melakukan pemadaman. Jika memang ada kejadian kebakaran.
“Kami masih lakukan pendalaman terkait akuratnya informasi itu. Apalagi ada kaitannya dengan ketertiban masyarakat. Itu ada aparat kepolisian yang lebih berkompeten dan dari Satpol PP,” tegasnya.
Pihaknya juga telah menyiagakan personel, untuk bersiap siaga dalam kondisi apapun. Tak hanya pada teror ini saja, tentu pada kejadian kebakaran lainnya. Pihaknya meningkat intensitas ketepatan waktu untuk merespons laporan kebakaran.
Terkait adanya dugaan pengerusakan pos pemadam oleh terduga pelaku, pihaknya belum mendapatkan laporan detail. Sebab beberapa pos PMK mini yang ada di kelurahan menjadi tanggungjawab organisasi Relawan Pemadam Kebakaran yang ada di masing-masing kelurahan.
“Kalau ada indikasi ke sana, pasti ke ranah hukum yang berwenang. Kalau kami PMK sangat sayangkan hal itu. Potensi ancaman kebakaran bisa jadi karena kondisi Kamtibmas,” pungkasnya. (kn-2)


