TARAKAN – Wilayah Kelurahan Selumit Pantai, Tarakan Tengah kembali dijadikan Kampung Bersih dari Narkoba (Bersinar), Rabu (6/9). Diharapkan dengan adanya Kampung Bersinar ini, Kota Tarakan bisa bebas dari penyalahgunaan narkotika.
Kapolres Tarakan AKBP Ronaldo Maradona T.P.P Siregar mengatakan, nantinya posko Kampung Bersinar ini akan mengatasi beberapa permasalahan narkotika seperti pengobatan atau rehabilitasi. Selain rehabilitasi, posko Kampung Bersinar ini akan melayani pemberantasan dan pencegahan narkotika.
Tak hanya dari kepolisian, yang akan melakukan pelayanan di posko Kampung Bersinar juga ada dari Badan Narkotika Nasional (BNN), POM TNI AD, POM TNI AL, POM TNI AU, Satpol PP dan tokoh masyarakat.
“Lapas Kelas IIA Tarakan itu 80 persen isinya kasus narkoba. Jadi kami mau edukasi juga pengobatan. Tapi kalau pengedarnya atau bandarnya, kami tangkap sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. Dari data kami, banyak sekali di wilayah ini peredaran narkotika. Konon terbesar di Tarakan itu di sini,” tegasnya.
Tugas personel dibidang pencegahan meliputi penyuluhan secara langsung atau media sosial, membuat spanduk bahaya narkoba, mengadakan olahraga bersama dan patroli di waktu rawan transaksi narkotika. Bidang pemberantasan yakni bertugas mengenali daerah rawan narkotika, mengumpulkan informasi penyelahguna narkotika, mengawasi orang yang terlibat peredaran narkotika dan melaporkan ke BNN atau polisi jika terjadi penyalahgunaan dan peredaran narkotika.
“Untuk bidang rehabilitasi bertugas menerima laporan penyalahguna narkotika, yang datang untuk rehabilitasi mandiri. Kami kerja sama dengan yayasan swasta,” jelasnya.
Posko Kampung Bersinar ini akan dijadikan pilot project, guna menjadikan Kelurahan Selumit Pantai bersih dari narkoba. Tak dipungkiri, nantinya Kampung Bersinar ini juga akan berdiri di kelurahan lainnya.
“Kalau untuk rehabilitasinya itu dengan yayasan Sekata. Karena kami belum punya yang milik pemerintah. Lokasinya ada di Perumnas,” katanya.
Sementara itu, Wali Kota Tarakan Khairul mengungkapkan, pihaknya memiliki komitmen tinggi dalam pemberantasan narkotika. Sehingga, untuk mengatasi permasalahan narkotika dapat bantuan dari masyarakat.
“Oleh karena itu, yang kita butuhkan pertahanan keamanan rakyat semesta (Harkamrata). Itulah tujuannya. Masyarakat juga harus bisa menjaga dirinya dan keluarga atau bisa melaporkan langsung ke penegak hukum,” harapnya.
Dalam mendukung penekanan peredaran narkoba, pihaknya memberikan dukungan anggaran. Kendati tak banyak, bantuan dana ini mampu menunjang biaya operasional posko Kampung Bersinar.
Dari bantuan ini juga terbagi untuk biaya rehabilitasi bagi pengguna. Untuk itu, ia mengharapkan bantuan dari tingkat provinsi seperti Rumah Sakit Bhayangkara milik Polda Kaltara.
“Kalau ada panti rehabilitasi ini pemakai atau korban bisa diobati. Itu dibutuhkan anggaran. Ini harus dibicarakan, ada RS Bhayangkara bisa kita jadikan sebagai pusat rehabilitasi narkoba,” tuturnya. (kn-2)


