Wednesday, 22 April, 2026

Triwulan III Pajak Daerah Lebihi Target

TANJUNG SELOR – Memasuki triwulan III atau akhir September 2022, pajak daerah telah melebihi target. Hal itu diungkapkan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kaltara Tomy Labo saat ditemui di ruangannya, Rabu (5/10).

Lima jenis pajak yang menjadi potensi pendapatan daerah meliputi, Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB), Pajak Air Permukaan (PAP) dan Pajak Rokok.

Kelima jenis pajak itu telah menyumbang pendapatan daerah tahun ini sebesar Rp 413.312.470.768 atau 100,47 persen dari target. “Realisasi penerimaan pajak dari Januari hingga September cukup besar, dengan 100,47 persen dari target Rp 411.384.170.522. Apalagi, ini menjadi upaya kita dalam meningkatkan pendapatan daerah,” terangnya.

Capaian itu, melampaui target yang ditentukan. Mengingat, saat ini baru masuk triwulan IV. Dengan capaian tersebut, ia yakin masih akan meningkat pendapatan pajak daerah. Dari lima jenis pajak daerah, terbesar menyumbangkan pajak untuk item PBBKB, dengan nilai pendapatan Rp 235.337.884.257 atau 128,60 persen. Dari target sebesar Rp 183.000.000.000.

“Itu yang terbesar dari lima jenis pajak daerah kita. Tentu tidak terlepas dari upaya-upaya yang kita lakukan. Realisasi pajak daerah yang terkecil untuk PKB sebesar Rp 70.095.893.900 atau 66,77 persen. Dari target Rp 90.000.000.000,” sebut dia.

Adapun untuk jenis pajak lainnya, berupa BBNKB dari target Rp 93.000.000.000 sudah terealisasi Rp 79.216.254.700 atau 85,18 persen. Kemudian PAP, dari target Rp 3.300.000.000, terealisasi sebesar Rp 2.388.162,276 atau 72,37 persen.

“Terakhir Pajak Rokok. Kita ketahui, pajak rokok langsung dari pusat. Di mana dari target Rp 42.084.170.522, terealisasi sebesar Rp 36.274.275.665 atau 86,19 persen,” ungkapnya.

Ia mengakui, masih ada kekurangan yang perlu dikejar dan ditingkatkan hingga akhir triwulan IV nanti. Meski secara akumulatif sudah melebihi target, namun di masing-masing jenis pajak masih ada yang belum mencapai target.

“Yang belum dicapai, seperti PKB dan lainnya,” imbuhnya.

Ia optimis bisa meningkat. Apalagi melihat tren yang ada saat ini. Khususnya Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), melihat tren tiga tahun terakhir belum mencapai target. Untuk itu perlu diupayakan agar meningkat. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru