Thursday, 21 May, 2026

46 Kendaraan Belum Bayar Pajak

TARAKAN – Unit Pelayanan Teknis (UPT) Tarakan pada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kaltara menggelar razia gabungan bersama Satlantas Polres Tarakan. Dengan sasaran penunggak pajak kendaraan bermotor.

Kegiatan yang bersifat Pemeriksaan Pajak Kendaraan Bermotor (P2KB) itu secara stasioner dilakukan di Jalan Pangeran Aji Iskandar, Kelurahan Juata Kerikil, Tarakan Utara, Kamis (7/3). Didapati ada 39 unit kendaraan roda dua dan 7 unit roda empat, yang belum membayar pajak kendaraan. Total 46 kendaraan yang tidak bayar pajak tahunan dan lima tahunan.

Kepala Seksi Pembukuan dan Penagihan UPT Tarakan pada Bapenda Kaltara Tajrim Karim mengatakan, P2KB terdapat 168 kendaraan roda empat dan 468 kendaraan roda dua yang dilakukan pemeriksaan terhadap pajak kendaraan. Pihaknya langsung mengarahkan, agar kendaraan yang terjaring untuk membayar pajak.

Agar lebih memudahkan pengendara membayar pajak kendaraan, pihaknya menyediakan layanan samsat keliling. Sehingga pengendara langsung membayar pajak di tempat. “Total ada Rp 35 juta pendapatan kami dari puluhan kendaraan roda dua dan empat yang membayar,” jelasnya.

Kendaraan yang tidak membayar pajak di pelayanan samsat yang sudah disediakan. Maka Surat Ketetapan Pajak Daerah (SKPD) kendaraan tersebut akan ditahan. Pihaknya memberikan waktu seminggu, agar pengendara segera membayar pajaknya.

“Kalau tidak bayar lagi, maka akan kami datangi atau delivery terhadap wajib pajak,” ungkapnya.

Kegiatan P2KB dilakukan di daerah Juata, karena pihak kepolisian sekaligus ingin melakukan sosialisasi berkaitan Operasi Keselamatan Kayan 2024. Sekaligus kepolisian memberikan edukasi kepada masyarakat, di tempat tersebut sering terjadi kecelakaan.

Sementara itu, Kanit Patwal Satlantas Polres Tarakan IPDA Ghazy mengatakan, dalam kegiatan P2KB turut membantu UPT Samsat Tarakan. Guna melakukan pemeriksaan terhadap pajak kendaraan bermotor. Pihaknya melibatkan 10 personel dalam kegiatan tersebut.

“Kami hanya melaksanakan penertiban saja. Tapi kami sekaligus melakukan sosialisasi lalu lintas seperti memakai helm. Kami lakukan peneguran saja, kalau di daerah Juata memang yang paling banyak tidak pakai helm,” singkatnya. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru