TARAKAN – Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang menyaksikan langsung Pra Pekan Olahraga Nasional (PON) cabang olahraga E-Sport, Rabu (13/9).
Kala itu, nomor tanding E-Football mempertontonkan Kaltara melawan Kalimantan Barat (Kalbar) dan Jateng. Ajang Pra PON ini digelar secara online hingga 18 September mendatang.
“Saya lihat semangat atlet luar biasa. Walaupun tanding kita punya kelas lebih diatas. Seperti Jawa Tengah, yang merupakan atlet nasional di E-Football. Namun kami berikan semangat buat atlet. Untuk terus mengasah kemampuan dalam bermain olahraga E-Sport ini,” ujarnya.
Dari lima nomor tanding di ESI, ia berharap ada salah satu nomor tanding yang lolos. Sebab, persaingan atlet yang akan melaju pada perhelatan PON Sumut-Aceh sangat berat.
“Memang di provinsi lain punya atlet nasional. Kita juga berupaya semaksimal mungkin,” imbuhnya.
Panitia Pelaksana Pra PON E-Sport, Samat mengatakan, nomor tanding Mobil Legend sudah gugur dan hanya memperoleh peringkat keempat. Ia mengaku, Kaltara masuk dalam grup A yang dihuni Provinsi DKI Jakarta, NTT, Gorontalo, Papua Barat dan Jawa Barat. Sementara hanya ada dua kali pertandingan antar provinsi yang bertanding.
“Ini grup neraka kalau istilahnya. Makanya kami mampu finish di urutan keempat saja. Grup ini paling berat. Sementara yang diambil cuma dua provinsi. Kendala tidak ada, cuma kalah unggul saja. Kita menang lawan NTT, seri lawan Papua Barat, kalah lawan DKI Jakarta dan seri lawan Gorontalo,” jelasnya.
Sementara nomor tanding E-Football dan Lokapala masih dimainkan hingga malam kemarin. Pada pertandingan pertama, kedua nomor tanding sudah unggul. Sementara atlet Lokapala Kaltara tergabung di grup A bersama Bali, Jateng dan NTT.
Untuk E-Football Kaltara tergabung dalam grup C bersama Provinsi Jabar, Jateng, NTT, Kalbar dan Sulbar. Ia mengaku, atlet E-Foorball Jateng merupakan atlet timnas Indonesia.
“Peluang Lokapala sudah 70 persen untuk mendapat tiket ke PON. Sementara E-Football 80 persen kita dapat tiket lolos PON,” harapnya.
Pra PON PUBG Mobile nantinya akan digelar 18 September bersamaan dengan nomor tanding Free Fire. Sementara sistem pertandingan PUBG Mobile, terdiri dari 3 grup. Setiap grup akan dibuat liga atau full kompetisi. Dari 24 provinsi, yang masuk grand final hanya 16 provinsi. “Hanya 12 tim yang berangkat PON,” imbuhnya. (kn-2)


