Sunday, 19 April, 2026

Dalam Meningkatkan Daya Tarik Investor, Tantangan Bagi Pemerintah

TANJUNG SELOR – Tiga sektor prioritas pembangunan di Kaltara, mencakup perkebunan, perikanan, dan pertambangan. Hal itu disampaikan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setprov Kaltara Datu Iqra Ramadhan.

“Itu menjadi tantangan pemerintah dalam meningkatkan daya tarik investor,” ungkapnya, Minggu (20/3).

Pada sektor perkebunan, potensi kelapa sawit merupakan hal yang menjanjikan. Selain itu, rumput laut yang menjadi potensi dalam perikanan dirasa dapat meningkatkan pendapatan. Karena setiap bulan dapat dipanen sebanyak 20 ribu ton rumput laut basah dan 3.000 ton rumput laut kering.

“Hingga saat ini pengelolaan dan budidaya rumput laut pasca panen masih tradisional. Ini mau kita dorong supaya bisa membawa nilai tambah yang lebih besar,” jelasnya.

Untuk potensi produk tambang, Kaltara merupakan salah satu penghasil batu bara yang cukup besar di Kalimantan. Hasil dari produk tambang dapat memenuhi kebutuhan gas di Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning-Mangkupadi, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan.

“Setelah melakukan sejumlah perencanaan dan dilakukan groundbreaking oleh Presiden Joko Widodo. Kita semua yakin KIPI ini akan menjadi salah satu proyek dalam meningkatkan pembangunan di Kaltara,” harapnya.

Mengenai keberadaan KIPI tersebut, Kaltara akan terbuka dengan investor yang berada di dalam maupun luar negeri. Menjadi kawasan industri hijau pertama di Indonesia, KIPI akan memprioritaskan keberadaan investor yang ramah akan lingkungan. Energi listrik yang dihasilkan juga akan memanfaatkan tenaga air di Sungai Kayan. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru