Wednesday, 24 June, 2026

Kemenparekraf Canangkan Pencapaian Target Wisatawan

TANJUNG SELOR – Staf Ahli Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Bidang Reformasi Birokrasi dan Regulasi, Raden Kurleni Ukar mengapresiasi adanya pagelaran Musik Alam Fest (MAFest) 2K23, di Kebun Raya Bulungan Bundayati, pada 29-30 September.

Menurut Raden Kurleni, Musik Alam masuk Top 100 Kharisma Event Nusantara dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tahun 2023 merupakan hal yang luar biasa. “Untuk bisa masuk Kharisma Event Nusantara saja itu susah. Apalagi mampu mempertahankan selama 3 tahun berturut-turut dan itu sangat luar biasa,” ujarnya saat menghadiri pembukaan MAFest 2K23, Jumat (29/9) malam.

Musik Alam ini, dia menilai, memiliki konsep yang menarik. Dengan memadukan festival musik serta kampanye konservasi alam dan promosi pelestarian budaya. Bahkan, diyakini dapat berkontribusi terhadap pencapaian target wisatawan yang dicanangkan Kemenparekraf.

“Musik Alam sama-sama mendukung upaya pemulihan ekonomi di sektor wisata. Pencapaian target 1,4 miliar kunjungan wisawatan nusantara dan 6 juta kunjungan wisatawan mancanegara di Indonesia,” tuturnya.

Raden Kurleni juga menilai, Kalimantan Utara memiliki banyak potensi wisata. Tentu hal ini menjadi modal yang besar, untuk menggeliatkan pertumbuhan sektor pariwisata di daerah. Apalagi tema Kolaboraksi yang diusung Musik Alam, sejalan dengan semangat kinerja di Kemenparekraf. Mengingat, Kementerian yang dipimpin Sandiaga Uno ini selalu mengedepankan inovasi, adaptasi dan kolaborasi.

Dia pun meminta pemerintah daerah, bisa terus memberi ruang untuk perhelatan kegiatan seperti Musik Alam Fest ini. Pasalnya, anak muda perlu diberi kesempatan dan dirangkul. Dalam mensukseskan seluruh agenda pembangunan, termasuk di bidang pariwisata.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Utara Yansen Tipa Padan mengungkapkan, Kaltara dengan jumlah penduduk kecil menyimpan keanekaragaman hayati dan budaya yang luar biasa. Kaltara secara umum disebut sebagai salah satu masa depan Indonesia, dengan pengembangan energi hijau yang dimiliki.

“Kaltara ke depan bisa menjadi provinsi terkaya di Indonesia. Dengan industri hijau terbesar se Indonesia yang ada di Tanah Kuning dan Pembangkit Listrik Tenaga Air di Malinau,” tutur Yansen.

Yansen mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda untuk sadar peluang kemajuan Kaltara ke depan. Dengan adanya perhelatan Musik Alam Fest 2K23, dipandang Yansen sebagai gambaran, bahwa anak muda di Kaltara memiliki potensi yang luar biasa.

“Saya merasa bangga dan bahagia, dapat melihat masa depan Kaltara ada di generasi yang tepat. Anak muda harus terus berguna dan memberikan manfaat,” pintanya.

Wagub menegaskan, perhelatan Musik Alam Fest 2K23 tidak bisa dipandang sederhana. Dikarenakan ada nilai kreativitas dan semangat luar biasa anak muda, yang merupakan hal berharga dalam mewarnai tonggak pembangunan.

Bupati Bulungan Syarwani pun turut hadir di perhelatan Musik Alam tersebut. Syarwani mengatakan, ini menjadi ajang yang mengangkat potensi kearifan budaya lokal. Bahkan, kegiatan ini pun menjadi bagian yang mendukung pemerintah dalam hal pelestarian lingkungan dari berbagai isu.

“Semoga Musik Alam Fest 2K23 terus membawa keberkahan, mengangkat nama baik Bulungan dan Kalimantan Utara. Teruslah berkolaborasi dalam berbagai bidang untuk mewarnai pembangunan,” harap Syarwani.

Dalam pagelaran tersebut, tak sekadar menampilkan talent-talent lokal berbakat. Bahkan, diisi penampilan talent dari mancanegara. “Musik Alam Fest sudah terlaksana dari tahun 2017 sampai 2023. Untuk sampai ke 7 tahun ini, tidaklah gampang. Butuh banyak perjuangan,” ujar Leader of Event Musik Alam Fest 2K23, Irawati Tahir.

Menurut Ira, acara yang menggabungkan pelestarian budaya dan lingkungan ini menjajaki kolaborasi dengan pemerintah daerah.

“Tahun 2019 lalu, kami berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata Kaltara,” imbuhnya.

Kesungguhan dan kerja keras dari Aliansi Komunitas Kaltara, sebagai penggagas kegiatan akhirnya berbuah manis. Musik Alam Fest pun bisa masuk Top 100 Kharisma Event Nusantara pada tahun 2019.

“Kami telah membuktikan bahwa Musik Alam Fest layak masuk Top 100 Kharisma Event ini,” ucap Ira.

Ira memahami, upaya mempertahankan akan lebih sulit dibanding meraih suatu prestasi. Dia mengajak semua pihak untuk terus berkolaborasi mensukseskan Musik Alam Fest di tahun tahun berikutnya.

“Musik Alam Fest dikurasi setiap tahun. Alhamdulillah, kami bisa meyakinkan kurator yang merupakan ahli di bidangnya. Bahwa Musik Alam Fest layak menjadi event tahunan nasional,” ungkap Ira.

Tema kolaboraksi diambil, untuk mengkolaborasikan perhelatan musik dengan aksi pelestarian lingkungan. “Persoalan pengelolaan sampah bukan tanggung jawab pemerintah saja. Ini merupakan tanggung jawab kita bersama sebagai manusia,” pesannya. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru