Monday, 20 April, 2026

Penumpang Damri Masih Normal, Meski Tak Diberlakukan Syarat Perjalanan

TANJUNG SELOR – Penumpang yang menggunakan transportasi darat berupa Damri Tanjung Selor belum mencapai 50 persen. Meskipun kebijakan baru, dengan tidak adanya syarat perjalanan menggunakan antigen maupun PCR.

Diakui General Manager Damri Tanjung Selor Tri Wijono Djati, tidak ada terjadi lonjakan penumpang. Baik rute Tanjung Selor-Berau, Tanjung Selor-KTT, Tanjung Selor-Malinau, Salang-Malinau dan Tanjung Selor-Samarinda.

“Jumlah penumpang masih normal saja, belum ada lonjakan. Bahkan penumpang hanya 3-11 orang, masih di bawah 50 persen,” ujarnya, Minggu (13/3).

Tri mengharapkan, dengan adanya sejumlah kebijakan pemerintah, pelaku perjalanan bisa meningkat. Apalagi, saat ini Damri Tanjung Selor akan menjangkau daerah perbatasan. Penambahan rute pun telah diusulkan untuk tahun depan. Usulan penambahan rute tersebut untuk Salang-Seimenggaris, Nunukan dan KTT-Malinau.

“Usulan penambahan rute telah disampaikan sejak beberapa tahun lalu. Tapi karena pandemi Covid-19, rute baru itu urung terealisasi,” ungkapnya.

Terkait jenis bus yang melayani rute ke daerah perbatasan, menurut Tri, menyesuaikan kualifikasi jalan yang akan dilalui. Ketika usulan penambahan rute, maka armada pun akan ditambah. Minimal penambahan 3 unit armada sesuai kualifikasinya. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru