Sunday, 21 June, 2026

Stok Beras Dipastikan Aman

TARAKAN – Stok beras hingga akhir 2022 sekaligus persiapan Natal dan Tahun Baru (Nataru), masih cukup tersedia oleh Bulog Tarakan. Saat ini Bulog Tarakan sudah menyiapkan stok mencapai 250 ton.

Jumlah tersebut menyesuaikan perhitungan kebutuhan konsumsi masyarakat, yang mencapai kurang lebih 100-120 ton per bulan. “Makanya untuk Desember ini kalau 250 ton sudah lebih dari cukup. Ini untuk kebutuhan Kota Tarakan, termasuk kebutuhan Nataru sudah dipersiapkan,” tegas Kepala Cabang Bulog Tarakan Apriyansyah, Jumat (23/12).

Selain beras, minyak goreng, gula pasir pun sudah disiapkan. Meski masih perlu mendatangkan stok kembali. Karena jika berharap ke penggilingan, suatu waktu pasti akan kehabisan bahan baku. Bahkan diprediksi kalau tingkat produsen kekurangan bahan baku. Maka gula pasir bisa berkurang produksi dan harga bisa naik.

Ia menyebut, pada awal tahun 2023, ada total 200 ton gula siap didatangkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. “Untuk 2022 sudah ada 42 ton. Kalau dihitung dibantu stok di distributor, seharusnya sudah cukup sampai akhir tahun,” ungkapnya.

Antisipasi kelangkaan pangan tetap harus dilakukan. Sementara untuk minyak goreng, sejak September sudah didatangkan 40.000 liter. Bahkan sampai akhir tahun ini, pihaknya kembali mendatangkan 15.000 liter minyak goreng.

“Konsumsi masyarakat tak bisa dihitung hanya yang dikelola Bulog saja. Yang bisa dihitung dan minyak goreng kemasan rakyat. Untuk premium tidak ada,” katanya.

Ia menegaskan, stok premium minyak goreng berdasarkan paparan instansi resminya cukup banyak beredar. Sementara yang dikelola Bulog Tatakan dengan HET Rp 14 ribu per liter. Jauh lebih murah dari premium. Itu harga subsidi. Kalau gula pasir tidak disubsidi,” ujarnya.

Jelang akhir tahun, semua komoditas rerata cepat habis. Hanya yang perlu dilakukan yakni melakukan antisipasi. Jangan sampai menunggu gejolak kenaikan harga pangan. “Laporan masuk, gula pasir satu bulannya 50-an ton konsumsi untuk data Bulog. Tapi fluktuatif, bergantung pada kemauan masyarakat,” tutupnya. (kn-2)

Artikel Terkait

TINGGALKAN PESAN

Silahkan masukkan komentar anda
Silahkan masukkan nama anda

- Advertisement -

Artikel Terbaru