TANJUNG SELOR – Dua sungai yang ada di wilayah Kecamatan Tanjung Selor, yakni Sungai Selor dan Sungai Buaya, saat ini sudah dipenuhi dengan tanaman eceng gondok. Hal itupun sangat dikeluhkan warga RT 14.
Selain terjadi pendangkalan, warga pun merasa kesulitan ketika ingin pergi melaut. Sehingga warga sangat mengharapkan pemerintah daerah bisa mengatasi. Menanggapi hal tersebut Bupati Bulungan Syarwani mengatakan tahun ini belum bisa melakukan pembersihan terhadap dua sungai itu.
“Sampai saat ini kita terkendala dengan keterbatasan alokasi anggaran. Akan tetapi, ini akan kami komunikasikan dengan Gubernur Kaltara,” ujarnya, Selasa(7/2).
Namun, lanjut Mantan Ketua DPRD Bulungan ini, terkait langkah-langkah mengatasi persoalan pendangkalan sungai. Pihaknya pun mencoba bangun koordinasi ke kementerian terkait yang membawahi balai wilayah sungai.
Diakui Syarwani, meskipun pernah dilakukan pembersihan tanaman eceng gondok di sungai itu. Dengan jangka waktu tertentu, tanaman tersebut akan kembali tumbuh. Upaya paling efektif yang bisa dilakukan yakni pemanfaatan eceng gondok tersebut. Dengan menjadi sumber bahan baku daur ulang maupun olahan lainnya.
Persoalan yang terjadi, butuh peran masyarakat dalam mengatasinya. Tidak sekadar hanya mengandalkan pemerintah daerah. “Kami sangat mendukung jika itu benar-benar dilakukan. Karena manfaat kondisi sungai memberikan dampak luas. Terhadap lalu lintas masyarakat dan ketersediaan air, utamanya sepanjang Sungai Kayan,” harapnya. (kn-2)


